1. Pubertas

1. Pubertas

Bagi seorang gadis remaja yang baru memasuki masa pubertas, siklus menstruasi biasanya masih belum berjalan teratur. Terkadang siklus menstruasi yang terjadi bisa lebih pendek atau bisa juga lebih lama. Hal inilah yang kadang-kadang membuat gadis remaja yang baru pubertas mengalami siklus menstruasi dua kali dalam satu bulan. Kondisi ini juga biasanya akan berlangsung selama satu atau sampai dua tahun pertama pubertas, lho Ladies.
 

2. Stres

2. Stres

Selain berpengaruh pada kesehatan fisik, stres juga berpengaruh pada perubahan siklus menstruasi. Hal inilah yang terkadang membuat menstruasi menjadi tidak teratur, bisa jadi lebih sering atau malah terlewatkan. Ketika kamu sedang mengalami stres yang berat, terlalu sangat khawatir, begitu sibuk atau bahkan kurang tidur, hal ini malah dapat membuat hormon menjadi terganggu sehingga berdampak buruk pada siklus menstruasimu, Ladies.
 

baca juga

3. Endometriosis

3. Endometriosis

Bisa dikatakan bahwa endometriosis ini adalah suatu kondisi abnormal yang terjadi pada sistem reproduksi wanita, yang dimana lapisan dalam dinding rahim (endometrium) tumbuh di luar rongga rahim. Kondisi ini memang dapat membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur, bahkan menyebabkan nyeri yang luar biasa saat menstruasi, nyeri panggul, serta nyeri saat buang air kecil dan air besar.
 

4. Fibroid Uterus

4. Fibroid Uterus

Fibroid adalah pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim (uterus) dan tidak termasuk kanker. Meski demikian, fibroid ini menjadi salah satu penyebab pendarahan berat di vagina dan nyeri perut. Kondisi ini memang dapat menyebabkan menstruasi lebih lama atau sering, kram dan nyeri hingga parah, sering buang air kecil, sulit buang air besar, perut kembung dan beberapa gejala lainnya.

Penyebab pasti dari munculnya fibroid sampai saat ini masih belum diketahui. Namun, riwayat keluarga juga merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit ini. Selain itu, ras juga bisa menjadi salah satu faktor. Karena diketahui bahwa para wanita di Afrika lebih beresiko mengalami fibroid uterus ini dibandingkan para wanita dari ras lain.
 

baca juga

5. Perimenopause

5. Perimenopause

Perimenopause adalah masa transisi yang dialami seorang wanita saat akan memasuki masa berakhirnya menstruasi (menopause). Pada masa ini seorang wanita dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur, termasuk siklus menstruasi yang lebih pendek atau lebih lama, atau bahkan mengalami pendarahan yang lebih berat atau lebih ringan. Perimenopause ini bisa berlangsung selama 4-10 tahun sebelum menopause terjadi. Jika seorang wanita tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, maka bisa ia telah memasuki masa menopause, Ladies.


Nah Ladies, 
selain beberapa penyebab diatas, menstruasi yang datang terlalu cepat atau sampai dua kali dalam sebulan bisa juga disebabkan karena adanya kista, kanker rahim, gangguan tiroid, efek samping obat-obatan tertentu, atau beberapa hal lainnya. Beberapa penyebab memang tidak perlu dikhawatirkan, namun beberapa penyebab lainnya bisa jadi terdapat masalah serius. Jika itu terjadi, segera konsultasi ke dokter ya Ladies, agar kamu dapat penanganan yang tepat.