1. Daging Olahan

1. Daging Olahan

Daging olahan berupa sosis, ham dan bacon adalah jenis makanan yang dapat memicu penyakit jantung. Hal ini karena makanan tersebut cenderung memiliki lemak jenuh yang tinggi. Bahkan, untuk daging olahan rendah lemak bisa saja memiliki kandungan garam yang tinggi. Padahal garam dapat berhubungan dengan tekanan darah tinggi yang dapat memicu serangan jantung.

2. Sayur Kalengan

2. Sayur Kalengan

Sayur dalam kalengan memang merupakan makanan yang kurang sehat untuk tubuh. Hal tersebut lantaran sayur kalengan mengandung natrium dan bahan pengawet yang tinggi. Oleh karena itu, alangkah lebih tepat membeli sayur segar di pasar atau tukang sayur. Namun jika harus membeli sayur kalengan, pilihlah tanpa tambahan garam atau rendah natrium. Sebelum itu, pastikan untuk membilas sayur terlebih dahulu sebelum mengolahnya.

baca juga

3. Burger Cepat Saji

3. Burger Cepat Saji

Makanan cepat saji seperti burger sering dihubungkan dengan serangan jantung. Menurut Regina Regina Druz yang merupakan profesor rekanan kardiologi di Hofstra University, bahwa lemak jenuh dari bahan pangan hewani dapat berpengaruh pada jantung. Apalagi saat dikombinasikan dengan karbohidrat, tentunya akan memiliki efek yang buruk pada kesehatan jantung.

4. Blended Coffee

4. Blended Coffee

Blended coffee adalah minuman yang kerap disukai banyak orang. Hal ini lantaran kopi tersebut begitu nikmat dengan berbagai campuran seperti sirup, gula, krim kocok dan topping menarik lainnya. Namun sayangnya, kopi semacam ini mengandung kalori dan lemak sama banyaknya dengan milkshake. Campuran gula berlebih yang dapat menaikkan kadar gula darah dan kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah memang bukan kombinasi yang sehat. 

baca juga

5. Kentang Goreng

5. Kentang Goreng

French fries atau kentang goreng merupakan salah satu menu yang sering dipesan di restoran cepat saji. Namun sebenarnya, kentang goreng ini mengandung lemak jenuh dan tinggi garam. Hal ini sendiri juga telah dibuktikan melalui studi yang dilakukan di Harvard selama 20 tahun. Hasil studi tersebut menunjukkan, bahwa orang yang rutin mengonsumsi kentang goreng memiliki lemak perut yang naik hingga 6,8 kilogram tiap 4 tahun. Kenaikan berat badan hingga obesitas ini dapat memicu serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lain.

6. Keripik Kentang

6. Keripik Kentang

Keripik kentang juga merupakan salah satu camilan favorit yang disukai banyak orang. Namun dibalik rasanya yang menggoda itu, satu kantong keripik kentang asin 1 ons mengandung 155 kalori, 10,6 gram lemak dengan lemak jenuh 3,1 gram, dan 149 mg natrium. Hal ini tentunya tidak baik untuk jantung jika dikonsumsi secara berlebihan.

7. Soda

7. Soda

Seorang peminum soda cenderung dapat mengalami berat badan berlebih dan mengarah pada obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Oleh karena itu, minumlah lebih banyak air jika ingin mengonsumsi minuman manis dan sebaiknya pilihlah pemanis alami seperti madu.